Senin, 19 April 2010

contoh surat lamaran dalam bahasa inggris

untuk melamar di bagian keuangan / finance


Jakarta, Desember 08, 2006

Attention:

Personel Manager of PT FAJAR KARYA INDAH Tbk.
Gedung PT. FAJAR KARYA INDAH Tbk. 2nd floor
Jl. Kemandoran Kav.27
Jakarta Barat


Dear Sir/Madam,

Refer to your requirement advertised in Kompas December 06 2006, I am interested to joint and to contribute with your respected company.

I am twenty-six years of age, single and in good health condition. I was graduated from AA YKPN, Yogyakarta in 2003. My scholastic record is satisfactory and also skilled at Accounting duties. I am be able to use English both oral and written, computer literate, able to use MS Office package such as MS Excel, MS Word, MS PowerPoint, MS OutLook and Internet, also familiar with English Correspondences and Administration duties.

Now, I am working as Accounting Staff at PT. SURYA PERKASA. I am willing to learn and work very well with others and anxious to put my knowledge into practical. Enclosed is my resume and latest photograph for your review and considerations.

I hope you will grant me an interview and the opportunity to give you more details about my self.


Yours faithfully,

english homework ( exercise 10 )

1. John, along with twenty friends are planing a party
John, dengan dua puluh temanya merencanakan sebuah pesta

2. The picture of the souldier bring back many memories
Gambar para tentara itu membawa kembali banyak kenangan

3. The Qualities of recordings are not very good
Kualitas dari rekaman ini tidak terlalu bagus

4. If the duties of these officers aren't reduced, there will
not be enough time to finish the project
Jika tugas para pekerja dikurangi mereka tidak punya cukup waktu
untuk menyelesaikan pekerjaan

5. The effects of cigarette smoking have been proven to be extremely harmful
Efek - efek dari merokok telah terbukti sangat merugikan

6. The use of credit card in place of cash have increased rapidly in recent years
Penggunaan kartu kredit sebagai pengganti uang tunai telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir

7. advertisements on television are becoming more competitive than ever before
iklan di televisi menjadi lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya

8. Living evpenses in this country, as well as many others, at an all- time high
Biaya hidup di negara ini sama besarnya di banyak tempat, semakin tinggi setiap waktu

9. Mr. Jones accompanied by several members of the commitee, have proposed some changes of the rules
Mr Jones didampingi oleh beberapa anggota komite, telah mengusulkan beberapa perubahan aturan

10.The levels of intoxication varies from subject to subject
Tingkat keracunan bervariasi dari subjek ke subjek

Selasa, 29 Desember 2009

resensi buku "go ask alice"

Judul buku: Go Ask Alice
Penulis: Anonim
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 187 halaman


Belum ada angka yang pasti, berapa jumlah nyata remaja korban obat-obatan terlarang ini di Indonesia. Fenomena gunung esnya itu emang bisa bikin kita terkejut, kalau data dari Yayasan Cinta Anak bangsa yang menyatakan, kota Yogya sebagai kota terbesar yang remajanya sebagai pecandu. Nyatanya Kota
Pelajar itu membuat kita berhenti tertawa dengan ungkapan tadi di atas.

Buat apa sih, kita bersusah payah baca diary seseorang yang tidak kita kenal. Untuk apa juga penerbit, mau maunya nyetak buku yang isinya cuman catatan harian doang? Emangnya dia itu Anne Frank, anak Yahudi yang punya diary yang jadi sumber sejarah? Who is Alice, anyway?

Well, Alice could be anyone, could be somebody (as) you know. Buku ini jadi sangat menariknya karena Alice itu bukanlah siapa-siapa. Nyantumin diri sebagai anonim, bikin buku ini jadi buku superstar menjelang masuknya milenium baru kemaren.

Buku yang kita bahas ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama, dari buku aslinya, Go Ask Alice. Lalu ditambahin embel-embel taglines : “Buku Harian Seorang Remaja Pecandu Narkoba” plus anak kalimat ‘sebuah kisah nyata’ yang terkesan bombastik.

Oke, lah, saatnya kita berkenalan dengan penulis buku harian ini. Siapapun namanya, dia adalah remaja, yang genap berusia 15 tahun pada tanggal 20 September. Punya orang tua yang sejahtera, yang sangat mengasihinya, punya rumah yang bagus, hampir tak ada celah untuk bilang: dia tidak bahagia.

Itu di bagian luarnya saja. Selintas, temannya banyak, kadang masih bisa berkumpul dengan teman di sebuah pesta sekolah, nyaris seperti layaknya remaja kebanyakan lah! Tapi, sebenarnya dia sangat tertekan, penyendiri, sulit untuk mengendalikan diri, hingga ke soal kecil asmaranya dengan Roger yang akhirnya menyebabkan dia terjangkit penyakit self-destructive romance.

Pokoknya, yang terjadi di dalam lebih kompleks ketimbang gayanya yang terkesan remaja yang anteng.

Dari bahasanya, buku ini ditulis oleh remaja yang aslinya periang. Lalu, ngerambat ke dalam isinya, lembar demi lembar, bisa bikin merinding. Ketika dia depresi berat, dirawat karena pengaruh lysergic acid diethylamide (LSD) di rumahsakit ketergantungan obat, dia menulisnya tanpa tanggal yang tak tertera. “…Aku masih suka dihantui cacing-cacing, tapi aku sedang mencoba mengendalikan diri….. Kadang-kadang mereka begitu nyata, bahkan aku merasakan kehangatan dan licin tubuh mereka yang lembek dan gendut….dan setiap kali hidung atau salah satu bekas lukaku terasa gatal, aku mesti berusaha keras menahan diri supaya tidak menjerit-jerit minta pertolongan…” (hal 149)

Kehancuran fisik akibat pengaruh obat-obatan bukan hanya merontokkan rambutnya. Rautnya yang dulu ceria menjadi sembam, kerontokan gigi, dan silakan baca sendiri sejumlah akibat lainnya, pasti merinding! Asliii!!

Buku ini jadi lebih menarik lagi karena isinya hanyalah sebuah diari. Emosi si penulisnya masuk ke dalam tuturan bahasanya. Kebimbangan saat baru saja menolak tawaran teman dengan, “Ah, tidak terima kasih,” itu dilanjutkan dengan rasa penasaran khas remaja banget, dan sejumlah dilema seputar pergaulan dan lingkungan. Tanpa maksud menggurui, buku yang tidak mencantumkan nama asli, tahun kejadian, dan tempat yang spesifik diganti, atau disamarkan itu, membuat kita dekat dengan jalan ceritanya. Jujur, apa adanya, dan kena!

Saat dia bertahan, dan jatuh lagi ke jurang yang sama, dan jatuh lagi, diari inilah yang jadi peri pelindungnya. Buku setebal 187 halaman ini mencatat bagaimana dia bertahan, dan tetap bisa berdialog dengan dirinya
sendiri, agar tetap punya semangat untuk hidup. Dia meninggal dunia, setelah tiga minggu berhenti menulis diari bertanggal 21 September.

sumber www.gramedia.com

KPPU jerat carrefour dengan dua pasal baru

JAKARTA. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam sidang pleno memastikan kasus dugaan monopoli Carrefour masih terus berlanjut. KPPU geram dengan perilaku Carrefour yang menolak tawaran perubahan. "Dengan begitu kasus akan kami lanjutkan," tegas Benny Pasaribu, Ketua KPPU.
KPPU juga menambah dua dakwaan baru kepada Carrefour dengan menggunakan pasal 20 dan 28 UU No 5 tahun 1999 mengenai tindakan merger dan akuisisi yang berdampak pada monopoli dan persaingan tidak sehat. Penyelidikan kasus ini bermula ketika Carrefour mengakusisi PT Alfa Retailindo.
Jika merujuk pasal 47 UU No 5 Tahun 1999, Carrefour dapat terancam sanksi melakukan divestasi saham PT Alfa Retailindo. Benny menyebutkan, pendalaman kasus Carrefour akan memakan waktu 90 hari kerja. "Satu dua hari lagi, tim pemeriksa baru akan kami bentuk," ujar Benny. Yang jelas, KPPU memerlukan tambahan data dan informasi sebelum menjatuhkan putusan.

Direktur Urusan Korporat Carrefour Irawan Kadarwan menolak tuduhan dan dua tambahan pasal baru KPPU. "Kami belum menerima surat dari KPPU terkait dua dakwaan baru. Kami tetap tidak menerima tuduhan KPPU," tegasnya. Ia bilang, sebelum memulai usaha atau bisnis apapun, Carrefour selalu mengacu pada aturan yang berlaku termasuk UU No 5 Tahun 1999. "Kami tak bisa komentar banyak dulu karena belum mempelajari dua pasal tersebut," ujar Irawan kepada KONTAN.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran bilang, Carrefour boleh saja mendirikan cabang di mana pun asal tidak berhadapan dengan pasar tradisional. "Sangat sulit menemukan pemerintah yang memihak pasar tradisional," ujarnya. Ngadiran bilang, saat ini, pengusaha toko modern lokal juga sudah mulai menjerit. "Cuma mereka malu karena sama-sama mengklaim pasar modern," tegasnya.

sumber www.kontan.co.id

Bisnis internet ebook dapat bebas persaingan

Actually bisnis ebook pun sebenarnya bisa menjadi bisnis internet yang bebas persaingan atau katanlah lebih santai dengan sedikit persaingan. Caranya adalah dengan membuat ebook yang contentnya unik, ebook yang belum banyak atau bahkan belum ada di pasaran. Tentu ini bergantung kemampuan Anda sendiri. Jika anda punya pengetahuan khusus yang unik dan itu bisa laku di pasaran maka tentunya Anda bisa berhasil.

Jika anda bisa membuat ebok yang unik tadi maka Anda tak perlu berebut pasar orang lain sebab masih banyak sumber daya lainnya yang dapat Anda jual lewat internet

KPPU Luncurkan Buku Ajar Persaingan Usaha

JAKARTA-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bekerja sama dengan Lembaga Gesselschaft fur Tech-nische Zusammerbeit (GTZ) Jerman meluncurkan buku Hukum Persaingan Usaha, antara Teks dan Konteks.

Menurut Ketua KPPU Benny Pasaribu, buku ini merupakan bentuk kepedulian KPPU terhadap dunia pendidikan yang memerhatikan unsur persaingan bisnis. "Ini merupakan langkah pencegahan potensi persaingan bisnis sejak dini," kata Benny saat acara peluncuran buku tersebut di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Senin (21/12).

Dia menambahkan, buku tersebut menjelaskan beberapa, jenis perjanjian bisnis dan kegiatan bisnis yang melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. "Kami ingin memberi titik tekan kalau bisa dicegah kenapa harus berperkara," tandas Benny.

Ia menandaskan, dalam waktu dekat, KPPU juga akan menerbitkan buku-buku lain terkait kegiatan persaingan usaha seperti kartel, merger, dan lain-lain. "Kalau kita membahas tentang kartel, bisa dibuatkan satu buku tersendiri," ujar Benny.

Pada kesempatan yang sama. Illa Syaila, direktur Akademik Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas menyambut baik peluncuran buku tersebut. Menurut Illa, pihaknya akan terus bekerja sama dengan KPPU untuk menyelenggarakan pendidikan bisnis berbasis pencegahan persaingan usaha. "Pendidikan bisnis saat ini sudah marak di perguruan-perguruan tinggi," kata dia.

sumber www.kppu.go.id

kiat memenangkan bisnis di internet

Wuihhh… saat ini sudah tak terhitung banyaknya pebisnis yang terjun ke bisnis internet. Bisa dicoba misalnya dengan mengetik “bisnis internet” atau “bisnis online” di search engine, hasil pencarian yang muncul beragam banyaknya.

Memang produk yang ditawarkan tak persis sama. Tapi yang paling banyak ditawarkan adalah bagaimana cara mendapat uang dari internet. Dengan membludaknya pebisnis internet, pasti para affiliate pun bertambah jauh lebih banyak.

Namun bagaimanapun pengakses internet dari tahun ke tahun juga makin membengkak. Artinya, pasar untuk mempromosikan produk selalu terbuka. Meski begitu, sebagai merchant atau affiliate bukan berarti kita bisa tenang-tenang saja. Mau tak mau kita tetap harus menyiapkan strategi dan taktik untuk memenangkan persaingan. Terlebih persaingan di bisnis internet luar biasa dahsyat. Persaingan yang terjadi bukan hanya antar pemain lokal, tapi dengan seantero jagat.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk memenangkan persaingan?

Ketika kita membahas cara memenangkan persaingan di internet, sebetulnya kita bicara tentang menjual value. Value yang dikomunikasikan dengan tepat akan bisa mengambil hati target market anda. Di samping juga bisa mengubah kebutuhan target market anda. Apa maksudnya?

Beberapa pakar marketing mengatakan bahwa sebenarnya tugas utama marketing adalah bagaimana menciptakan kebutuhan atau keinginan baru konsumen. Jadi bukan mengarah pada kebutuhan konsumen yang sudah ada. Tapi mengubah kebutuhan dasar tersebut dengan menjual cita-cita dan harapan baru.

Contoh, kalau selama ini kebutuhan dasar kita adalah makan, kemudian marketing mengubahnya menjadi tidak sekadar makan saja. Tapi kita butuh makanan yang enak, lezat, bergaya hidup, bergizi, dan sehat. Maka, gerai-gerai makanan di mall menjadi ramai dikunjungi pembeli.

Kalau selama ini kita bisa kaya yang membutuhkan waktu lama dengan cara bisnis konvensional seperti punya toko atau bengkel, maka bisnis internet menawarkan cara cepat kaya secara mudah, tanpa harus khawatir produk jadi kadaluwarsa atau tangan belepotan oli. Ya, value yang mengandung cita-cita dan harapan baru itulah yang kita pasarkan.

Untuk memenangkan persaingan bisnis, tentunya value produk tersebut harus berhubungan dengan brand produk anda. Keduanya berbaur menjadi satu kesatuan yang saling memperkuat. Sehingga membuat konsumen benar-benar percaya dan sadar untuk mencoba produk anda.

Dalam promosi anda, perlu juga ditekankan bahwa produk atau layanan anda adalah jalan keluar terbaik yang bisa mengantarkan konsumen kepada cita-cita dan harapan yang diinginkannya. Lebih dari itu, bukan hanya membuat konsumennya sampai kepada keinginannya tadi, tapi juga membuat mereka lebih percaya diri dalam memahami kehidupan ini. Dalam soal bisnis internet, paling tidak mereka tak lagi gaptek dengan menggunakan internet sebagai media berbisnis.

Karena itu sangat penting produk anda bisa membuat konsumen mengalami kemajuan dalam hidup. Bukan cuma membuat mereka kaya, tapi bisa juga membuat mereka lebih percaya diri dalam menatap kehidupan ini. Sehingga bisnis masa kini yang berbalut teknologi membuat mereka tak takut lagi.

Nah, lalu apa kuncinya agar bisnis internet kita bisa menjadi yang terdepan? Pada intinya tergantung pada:

1. Seberapa baik anda menekankan cita-cita dan harapan kepada konsumen?
2. Seberapa baik anda menyampaikannya baik secara langsung maupun tidak langsung dalam situs web/layanan/produk anda?
3. Seberapa tepat jalur pemasaran yang anda tempuh?
4. Seberapa baik brand diri dan produk anda?
5. Seberapa banyak anda tahu tentang pandangan pengunjung mengenai situs web/layanan/produk anda?
6. Seberapa fokus anda menekankan kelebihan produk dan layanan anda dibanding yang bisa diberikan pesaing?

Bila keenamnya bisa anda lakukan dengan baik, maka menjadi pebisnis internet di jajaran terdepan bukan soal sulit bagi anda. Perhatikan dan lakukan perbaikan segera bila keenam poin tadi belum cukup memenuhi harapan anda.